Tanah Minang "PADANG"

Kulayangkan pandangku . Melalui kaca jendela
Dari tempatku bersandar Seiring lantun kereta
Membawaku melintasi tempat-tempat yang indah
Membuat isi hidupku penuh riuh dan berwarn
(Padi)
Deskripsi singkat dari perjalanan kami ke tanah MInang.
12 Maret 10,Persiapan sudah lengkap, barang-barang yang harus di bawa telah masuk dalam tas ransel yang kami bawa. Tepat pukul 16:45 kereta yang kami tumpangi berangkat, setelah menunggu 30 menit lamanya akhirnya tiga orang mahasiwa (Pati, Manstur, dan Tara) berangkat meninggalkan Yogja. 13 Maret 10 Sampai di Stasiun pasar senen pukul 02:55 pagi, dan singgah ke masjid terdekat guna menjalankan ibadah solat, untuk selanjutnya malanjutkan perjalanan ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Perjalanan kami lanjutkan dengan menggunakan Bus Trans Jakarta atau yang sering di sebut dengan BusWay. Sesampai di UNJ kami menemui Heri Maulana senior sekaligus panutan bagi mahasiswa Teknologi Pendidikan (TP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang telah banyak memberikan contoh kebaika sebagai mahasiswa TP. Selabihnya waktu kami gunakan untuk bertemu ketua HIMA TP UNJ, Rahman. Beliau mahasiswa angkatan 2008 yang sekarang menjabat sebagai ketua Himpunan.
Usai berbincang banyak dengan Rahman, kami melanjutkan perjalanan menuju Rawamangun. Terminal bus angkutan antar kota dan provinsi. Baru saja sampai kami sudah di tawarkan banyak tumpangan oleh para calo bus yang memang mendulang rejeki mereka dari cara seperti ini, menawarkan tiket dengan harga murah walau dengan cara yang sedikit memaksa. Akhirnya kami sepakat untuk melanjutkan pencarian tiket pada ke esokan harinya.
14 Maret 10,Setelah beristirahat di kediaman dari keluarga Mastur kami melanjutkan perjalanan. 08:40 kami sampi di terminal Pulo Gadung. Berharap di terminal ini kami menemukan angkutan Bus yang lebih terjangkau dari harga, waktu dan pelayanan. Namun justru sebaliknya yang kami dapatkan. Tidak mau berlama-alama kami langsung kembali menuju terminal Rawamangun sesuai yang telah kami rencanakan sebelumnya. 10:05 kami sampai, dan kami langsung membeli tiket perjalanan jakarta-padang untuk hari itu juga.
Seminar Nasional dan Kongres Imatepsi
Acara Seminar dan Kongres III Imatepsi di adakan tanggal 18-20 Maret 2010. Penyelanggara pada tahun  ini adalah mahasiswa dari Universitas Negeri Padang (UNP) bekerja sama dengan Pengurus Pusat Imatepsi (PPIMATEPSI).
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini di hadiri oleh sembilan universitas di Indonesia yaitu; Unversitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Yogyakarta(UNY), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya (UNBARA),UNDIKSA,UNESA, UNM dan UNNES.
Agenda pertama adalah ramahtamah. Acara ini berlangsung di gedung Jeddah Asrama Haji Padang pada tanggal 17 Maret 10. Dengan menghadirkan Prof. Hadimiarso yang merupakan bapak dari TP di Indonesia, beliau lah yang membawa Teknologi Pendidikan ke Indonesia kurang lebih 70 tahun silam. Acara yang berlangsung selama tiga jam ini memberikan kesan akrab bagi mahasiswa-mahasiswa yang menghadiri, sekaligus memberikan sedikit banyak pencerahan pada para mahasiswa.
Ke esokan harinya 18/03/10, pukul 08:00 pembukaan untuk acara seminar berlangsung. Acara ini berjalan selama satu jam. Di isi dengan tilawah Al-Qur’an dan tarian tradisioanal dari Padang. Dan kemudian di lanjutkan dengan Seminar Nasional  yang menghadirkan Prof. Dr Yusufhadi Miarso, Efrizal, S.pd dan perwakilan dari PT. TELKOM. Dalam kesempatan ini Prof.Dr Yusufhadi Miarso mengungkapkan bahwasnnya “TP tidak di cetak sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)” beliau menegaskan bahwasannya “TP terlalu luas jika akhirnya hanya menjadi PNS”. Hal ini dapat di lihat dari objek formal dari TP sendiri yang dimulai dari diri sendiri kemudian dapat di kembangkan ke objek-objek yang potensial untuk dapat memperoleh pekerjaan. Mulai dari keluarga,orang lian, tempat ibadah, tempat kerja, Perguruantinggi,dll.
“Di Padang sendiri guna untuk mengisi kekosongan pegawai/tenaga guru akibat adanya pegawai /guru yang pensiun da meninggal maka pemerintah Kabupaten/ kota khususnya padang setiap tahun selalu mengusulkan penambahan farmasi pegawai/tenaga guru atau tenaga kependidikan. Sehingga tenaga pengajar yang memiliki latar belakang teknologi dan komputer memiliki prospek besar di padang. Hal ini di latarbelakangi oleh kurangnya tenaga pengajar dan semakin berkembangnya  teknologi di dunia Global”. Tambah Efrizal, S.Pd dari Badan Kepegawaian Padang.
Usai seminar tepat pukul 16:00 para peserta kongres di ajak oleh seluruh panitia untuk berkeliling UNP. Usai berkeliling UNP peserta di ajak untuk menyaksikan pameran dan bazar  yang di selenggarakan panitia di depan halaman Rektorat UNP.
Pada malam hari pukul 19:30 di adakan malam ke akraban. Dalam acara ini masing masing perwakilan dari setiap universitas menampilkan keahlian-keahlian mereka masing-masing .
Jum’at 19/03/10 tepat pukul 08:00, Kongres IMATEPSI III akhirnya di mulai. Di mulai dengan menyepakati agenda-agenda sidang yang yang telah di buat oleh panitia dan kemudian di lanjutkan dengan pemilihan Presidium sidang. Presidium sidang terpilih adalah Tara Ardyanto dari UNY sebagi Ketua, Syafroni Muhammad dari UNESSA sebagai sekertaris, dan Abdul Rajab dari UNP sebagi anggota.
 Dalam kongres ini membahas tentang GBHK,PD/RT dan Rekomendasi.  Yang kemudian peserta sidang di bagi menjadi tiga komisi untuk membahas masing-masing subjek. Komisi A membahas GBHK, Komisi B mambahas tentang rekomendasi dan Komisi C menbahas tentang  PD/RT. Hasil dari masin-masing komisi tadi kemudian di bahas kembali dalam sidang pleno.Dalam sidang pleno komisi B, Prof. Dr. Yusufhadi Miarso memberikan Rekomendasi kepada seluruh universitas untuk dapat menyamakan kurikulum yang ada. Dan dalam sidang pleno komisi A membahas tentang garis besar haluan kerja IMATEPSI selama satu periode kedepan.
 Usai sidang pleno, di laksanakan pemilihan sekjen IMATEPSI periode 2010-2012. Pemilihan berjalan dengn lancar. Setiap peserta penuh memiliki hak suara sama yaitu satu suara. Dari pemilihan tadi maka terpilihlah  Muhammad Halim mahasiswa Universitas Malang sebagai sekjen IMATEPSI periode 2010-2012.
Sidang berakhir pukul 08:00 ke esokan harinya tanggal 20/03/10.
Sesuai agenda maka pada setelah di laksanakan penutupan sidang acara di lanjutkan dengan tudy wisata bagi para peserta kongres dan panitia penyelenggara. Dimulai dengan mengunjungi  Jembatan Siti Nurbaya pada pukul 09:17 dan kemudian di lanjutkan menuju taman dan Makam Siti Nurbaya. Perjalanan yang jauh dan cukup memakan tenaga mengingat seluruh peserta belum ada yang berbaring di peristirahatan sejak kongeres di buka dan di tutup, banyak peserta yang mengluh kelelahan. Namun setelah sampai pada tempat yang di tuju rasa lelah menjadi terobati dengan keindahan tanah minang di puncak Taman Siti Nurbaya.
Rasa kagum tidak berakhir sampai disitu pada pukul 13:23. Keindahan Tanah minang kembali di lihat oleh para peserta di Pantai Air Manis, Tempat dimana Malinkundang di Kutuk oleh Ibunya. Para peserta mengingat kembali cerita malinkundang dan mencoba untuk mengambil hikmahnya, walupun ada sebagian peserta yang bertanya-tanya akan kebenaran kisah tersebut.
Pukul 17:13, para peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju tempat penjuaan sauvenir di kota padang. Banyak yang membeli barang-barang titipan yag sudah dipesan oleh teman-teman disekembalinya mereka nanti, ke tempat mereka menuntut ilmu tentunya. Dan akhir perjalann ini adalah kembali ke Rektorat UNP 09:55. Berkumpul untuk terakhir kalinya dengan mengucapkan terimakasih dan sedikit evaluasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh peserta kongres IMATEPSI III.  Dengan usainya seluruh agenda yang telah di sediakan maka berakhir pulalah seluruh kebersamaan yang telah terangkum dalam sebuah catatan perjalanan jauh. Masing-masing peserta yang datang dari luar padang menyalami seluruh peserta lainnya dengan rasa haru dan berharap akan ada waktu untuk mempersatukan mereka kembali.
Tara Ardyanto, Padang 20/03/10. 21:35

1 Response to "Tanah Minang "PADANG""