Kehadiran Waktu, Cerita masa SMA

10:00 am rasanya cepat sekali waktu berlalu. Padahal baru tadi pagi aku merasa kalau dibangunkan, dengan teriakan anak-anak satu pondok. Biarpun demikian aku harus tetap semangat. 60 menit lagi kuliah, kusempatkan untuk menelpon seseorang yang jauh disana untuk mendengar suaranya. Ya sekedar mendengar suaranya saja. karena bagi ku mendengar uaranyanya cukup untuk mengiringi dan meringankan langkah-langkah kecil ini menuju kampus. Inilah kenikmatan Allah yang diberikan oleh hambaNya yang jauh dari keluarga. :D

Setelah beberapa menit aku mendengar suaranya kusudahi pembicaraan ku dengannya. Sebentar memang tapi cukup untukku. Terkadang berbicara dengan orang lain memberikan dampak baik untuk menumbuhkan motivasi untuk melakukan banyak hal dalam 1 hari full. Tidak percaya? Coba saja!.  Ini sama halnya dengan adanya kehadiran orang-orang yang kita kenal. Apa lagi jika orang yang kita kenal itu adalah orang yang memiliki tempat tersendiri di dalam hati (keluarga,sahabat,teman, istri/suami). Tentu dampak kehadirannya akan memberikan reaksi positiv bagi keadaan mental disaat itu.  Contoh saat kita sedang diWisuda tentu yang kita harapkann untuk hadir adalah orang yang spesial bagi kita. karena mereka menempati tempat khusus bagi kita tentunya. Atau lebih sederhana lagi kita akan lebih merasa nyaman berada duduk di barisan belakang saat belajar di kelas, karena merasa nyaman dengan melihat banyaknya teman kita yang ada di depan kita daripada kita berada di depan merasa sendirian.

Yahhh seperti itulah... berbicara dengan orang lain akan membuat kita merasa lebih nyaman dengan keadaan dan tidak merasa sendiri.


kembali ke topik. Saat ku akhiri perbincangan ku melalui telpon, yang ku ingat pertama adalah Laptop yang sudah lebih dua minggu aku titipkann ke rumah sakit khusus laptop. Betapa merindunya aku dengan laptop yang selama ini menemaniku disaat-saat sulit. sangking rindunya hampir seluruh tugas kuliahku terabaikan dengan tidak adanya laptop di sisiku. Tak mau ambil pusing aku segera menghubungi IT Center, tempat dimana laptopku dirawat inap.

setelah beberapa lama menunggu panggilanku di angkat akhirnya dari seberang sana terdengar suara perempuan menyapa "Halo selamat siang dengan IT Center ada yang bisa saya bantu?" sapa perempuan seberang menyapaku "Siang juga mba, jelas ada mba hehe" jawabku cengengesan. "Iya ada apa mas?" jawab perempuan seberang "begini mba laptop saya masuk ITC tanggal 28 November lalu, kira-kira apakah sudah bisa diambil?" tanya ku tanpa basa-basi, padahal sering sekali aku basa-basi dengan lawan bicara ku, tumben sekarang tidak. "Oh iya, boleh tanya atas nama siapa dan nomer masukknya berapa ya mas?" si perempuan seberang bertanya juga tanpa basa-basi. "Tara Ardyanto nomor A4845 mba" jawab ku. "Ohh.. iya tunggu sebentar ya mas" aku di minta menunggu dan setelah itu selama sekitar 4 menitan yang terdengar hanya suara brisik printer kantor yang dari tadi menjadi noise saat aku bicara. "Halo.. mas ini laptopnya sudah bisa diambil sekarang. jamnya disaat jam kerja jam 8 sampai jam 4 sore. dan jam 12- jam 1 siang kami libur." penjelasan dari perempuan seberang. "Oh iya mba dengan senang hati sekarang juga saya menuju kesana untuk menjemput laptop saya". Tanpa pikir panjang aku langsung menuju ITC sampai sampai mengorbankan jam kuliah ku dan aku terlambat.

*****
Laptop sudah berada di sisiku lagi, betapa bahagianya hati ini. seperti orang yang sudal lama tak berjumpa apa saja ingin kutanyakan dengan si laptop, bagaimana kabarnya, diapakan saja kamu di sana, dicuci otak mu tidak(instal ulang), memori yang kumasukkan tentang kita berdua apa masih engkau ingat, dll. Persis seperti orang gila yang lama tidak bertemu kawan gilanya.

Sambil memandangi laptop ku aku coba untuk membuka kenangan-kenangan masa lalu yang memang kusimpan dalam memori laptop ku. Foto-foto yang mengidentifikasikan bahwa ternyata dulu aku agak, sedikit, rada gemuk. Kemudian foto-foto kawan-kawan SMA dan masa kecilku tidak terlewat dari nostalgila ini. Lama bernostalgila aku berhenti dan mencoba mengingat kembali, menggali kembali dan memutar kenangan dengan penuh emosi pada sebuah video yang ku beri judul "semua tentang kita". Video ini di buat saat detik-detik menjelang Ujian Nasional, dan yang bertindak sebagai kameramen adalah kawan perempuan ku Sherli yang lebih sering di panggil dengan "SHE".

Video ini menyadarkan ku betapa pentingnya kebersamaan kami dulu. Kebersamaan, kehadiran, komunikasi  kami yang begitu kuat dan kentalnya sebagai pemuda-pemudi yang mencoba untuk mengundi nasip dalam Ujuan Nasional membuat kami merasa dipersatukan dalam satu ikatan yang sama. Namun diluar itu juga menyadarkan hal lain bahwa waktu memang terus berputar.(rasanya baru di buat kemarin ne video tapi sekarang sudah nda jaman lagi)

Jika kawan-kawan ku melihat video ini kuharapkan ini menjadi pengingat kalau kita dulu pernah muda. hehe.
Semoga kalian tetap sehat dan menjadi orang-orang sukses dimanapun kalian berada. Aku tidak pernah lupa dengan kalian semua.
Salam hangat dari kawan lama kalian Tara.

0 Response to "Kehadiran Waktu, Cerita masa SMA"

Post a Comment