Resensi Film Babies, Sebuag cerita Tentang Pola Asuh


Film ini mencoba untuk menceritakan kisah para bayi yang memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Perbedaan yang muncul tidak hanya sekedar dari perbedaan fisik saja. Namun perbedaan yang lebih mendasar, seperti keturunan dan lingkungan menjadi perbedaan yang sangat mencolok dalam perkembangan bayi dalam film tersebut.
Adapun bayi-bayi yang difilmkan ini juga berasal dari tempat yang berbeda-beda. Asal mereka yaitu Namibia sebuah Negara yang berada di benua Afrika yang memiliki cirri geografis yang kering dan tandus. Jepang sebuah Negara maju yang memiliki kemampuan teknologi yang tinggi dan canggih. Amerika Serikat, negara super power yang memiliki perkembangan ekonomi terbesar di dunia. Mongolia, sebuah daratan yang letaknya berbatasan langsung dengan Rusia di sebelah utara dan Cina disebelah selatannya.
Secara garis besar bayi bayi yang dilahirkan ditempat tersebut telah mengalami perbedaan yang sangat mendasar. Baik itu dari segi bawaan maupun lingkungan. Ponijao bayi laki-laki yang di lahirkan dan diasuh dengan lingkungan daratan Afrika yang tandus, berkembangs esuai dengan lingkungan dan prilaku yang berkembang dimana dia berada. Seperti itu pula ketiga bayi yang lain. Mari bayi perempuan yang dilahirkan di Jepang, Hattie bayi perempuan yang dilahirkan di Amerika dan Bayar yang dilahirkan di Mongol. Mereka akan berbeda satu sama lain nya sesuai factor genetic dan factor lingkungan yang membentuk mereka.
Hal inilah yang menyebabkan timbulnya perbedaan antar individu yang didasari dengan factor bawaan dan factor lingkungan. Factor bawaan memberikan perbedaan yang menonjol pada fisik seseorang khususnya jenis kelamin. Kendati demikian factor ini tidak sekedar mempengaruhi bentuktubuh atau fisik saja namun juga tingkah laku dan sikologi seseorang juga ikut dipengaruhi oleh factor bawaan ini. Faktor yang lain merupakan faktor lingkungan, dimana seorang individu berkembang sesuai dengan prilaku yang didapatkannya dari lingkungan dimana dia berada. Factor lingkungan ini biasanya dilihat dari segi aspek status social, pola asuh orang tua, budaya dan yang masih menjadi kontrofersi adalah urutan kelahiran seorang anak.
Ponijao bayi laki-laki berkulit gelap sebagaimana kedua orang tuanyapun demikian. Berbeda dengan bayi-bayi lain yang dilahirkan dengan kulit berwarna putih karena disebabkan orang tua mereka yang juga berwarna putih. Ini merupakan factor bawaan yang diturunkan oleh orang tua Ponijao kepada Ponijao.
Pola asuh dan status sosial yang menjadi salah satu aspek dalam factor lingkungan dalam film ini juga terlihat sangat menonjol. Hattie bayi perempuan Amerika yang dibesarkan oleh orang tua yang sangat memperhatikan pendidikan mampu menjadi bayi yang menonjol dalam hal kecerdasan disbanding dengan bayilainnya. Hal ini tentu tidak sebanding dengan Ponijao yang dibesarkan tidak dari orang tua yang memiliki status social yang tinggi. Ini disebabkan karena gizi yang didapatkan oleh ponijao dan hattie jauh sangat berbeda.  Sehingga Ponijao tentu tertinggal dari dari Hattie yang setiap hari gizi yang didapatkan selalu terpenuhi.

0 Response to "Resensi Film Babies, Sebuag cerita Tentang Pola Asuh "

Post a Comment